INFO VIRAL SULAWESI | BONE, 17/9/26 SULSEL — Aktivitas dugaan pertambangan batu bara ilegal di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menuai sorotan.
Aktivitas pertambangan tersebut disebut telah berlangsung sekitar tiga bulan hingga saat ini. Dalam informasi yang diperoleh, tambang tersebut diduga dikelola atau dimiliki oleh seorang pria bernama Herman.
Selain aktivitas pertambangan, penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di lokasi tambang juga menjadi perhatian. Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, solar subsidi yang digunakan untuk menunjang operasional tambang tersebut diduga dipasok oleh oknum anggota Polda Sulawesi Selatan.
“Solar subsidi yang digunakan di lokasi tambang disebut dipasok oleh anggota Polda Sulsel,” ujar sumber tersebut.
Jika informasi tersebut benar, dugaan keterlibatan oknum aparat dalam distribusi BBM subsidi untuk kegiatan pertambangan perlu ditelusuri secara serius oleh pihak berwenang.
Masyarakat meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap legalitas aktivitas pertambangan, pihak yang mengelola tambang, serta asal-usul BBM yang digunakan di lokasi.
Termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam penyediaan solar subsidi untuk operasional pertambangan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi langsung dari Herman yang disebut sebagai pemilik atau pengelola tambang, maupun keterangan resmi dari Polda Sulsel terkait dugaan adanya anggota kepolisian yang memasok BBM subsidi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Herman maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.
( Tim Media )


