Diduga Angkut BBM Bersubsidi Ilegal, Tiga Mobil Tangki Milik AAK dan RF Lolos ke Morut, Polda Sulteng Diminta Usut Dugaan Pengawalan

Redaksi Info Viral Sulawesi
Wednesday, November 4, 2026 | 20:17 WIB Last Updated 2026-11-04T13:17:02Z


INFOVIRALSULAWESI.COM | MOROWALI UTARA, SULAWESI TENGAH – Aktivitas dugaan pengangkutan dan bongkar muat BBM bersubsidi ilegal di wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut) kembali menjadi sorotan. Kali ini, tiga unit mobil tangki berwarna putih tanpa merek diduga milik AAK alias Andi Angka dan R alias Rifai, yang disebut berdomisili di Lare-Lare, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi InfoViralSulawesi.com, ketiga mobil tangki tersebut diduga melintas menuju wilayah Morowali Utara dan melakukan aktivitas bongkar muat BBM di kawasan Ganda-Ganda.

Sumber yang memberikan keterangan kepada media menyebutkan, R alias Rifai bersama AAK diduga kerap menggunakan perusahaan dengan nama atau merek berbeda-beda dalam aktivitas pengangkutan BBM. Bahkan, kali ini mobil tangki yang disebut tidak memiliki identitas perusahaan tersebut diduga tetap dapat melintas masuk ke wilayah Morowali Utara.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan distribusi BBM bersubsidi serta bagaimana kendaraan tanpa identitas perusahaan dapat melintas hingga ke wilayah Morut.

Lebih jauh, sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menduga adanya pihak tertentu yang memberikan pengawalan sehingga kendaraan tersebut dapat melintas tanpa hambatan. Namun, dugaan mengenai pengawalan maupun pihak yang terlibat masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

Sementara itu, AAK alias Andi Angka saat dikonfirmasi redaksi InfoViralSulawesi.com melalui sambungan telepon seluler membenarkan bahwa ketiga mobil tangki tersebut merupakan miliknya.

“Ya, betul, ketiga mobil itu milik saya. Yang mengemudikan anggota saya dan saat ini berada di Pendolo,” ungkap AAK saat dihubungi.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu informasi penting yang perlu ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum, khususnya untuk memastikan jenis BBM yang diangkut, asal-usul pasokan, dokumen pengangkutan, tujuan distribusi, serta legalitas aktivitas bongkar muat di kawasan Ganda-Ganda.

Polda Sulteng Diminta Panggil AAK dan RF

Atas temuan dan informasi tersebut, redaksi InfoViralSulawesi.com mendesak Kapolda Sulawesi Tengah beserta jajaran Ditreskrimsus untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

Polda Sulteng diminta memanggil dan memeriksa AAK alias Andi Angka serta R alias Rifai guna mengklarifikasi kepemilikan kendaraan, asal-usul BBM, dokumen pengangkutan, dan dugaan aktivitas bongkar muat di Morowali Utara.

Selain itu, aparat juga diminta menelusuri dugaan adanya pihak yang memberikan pengawalan atau membantu meloloskan kendaraan tersebut hingga masuk ke wilayah Morowali Utara.

Jika ditemukan bukti adanya keterlibatan oknum aparat maupun pihak lain, penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Publik kini menanti langkah nyata Polda Sulteng. Jangan sampai pengawasan distribusi BBM bersubsidi hanya tajam terhadap sebagian pihak, sementara dugaan pelanggaran lainnya luput dari penindakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Polda Sulteng terkait dugaan aktivitas tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Diduga Angkut BBM Bersubsidi Ilegal, Tiga Mobil Tangki Milik AAK dan RF Lolos ke Morut, Polda Sulteng Diminta Usut Dugaan Pengawalan

Trending Now

Iklan

iklan